adminch Februari 10, 2018

Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah belakangan ini memunculkan banjir dan bencana alam dimana-mana. Termasuk kota Cirebon yang pembangunannya semakin pesat saja. Khususnya pembangunan di wilayah Kotamadya. Namun, tampaknya pembangunan ini membabi buta dan tidak memperhatikan ekologi kota Cirebon. Bencana pun kemudian hampir terjadi setiap tahun di kota Cirebon yaitu banjir.

Dua minggu terakhir, kota Cirebon , khususnya kotamadya dilamda banjir. Laporan Sementara Kota Cirebon sejak kemarin sore terpatau di beberapa titik.

1. Sungai Kandang Perahu sedikit lagi meluap.
2. Depan Kampus Unswagati terusan Pemuda tidak bisa dilewati kendaraan.
3. Lampu merah Drajat arah Perum 20cm arus air .
4. Pekiringan genangan air 20cm saluran air lancar.
5. Depan BAT tidak ada genangan air
6. Kali Cikalong arus deras ketinggian air 1 meter dibawah pembatas sungai.
7. Jln sebelah barat BAT ketinggian 20cm arus air terhambat.
8. Kali Drajat ketinggian masih normal 1.15.40 sungai Kandang Perahu sedikit lagi meluap.
9. Terusan Pemuda ketinggian air 70cm

10. SMA Negeri dua sepinggang, air masuk gedung.

Gambar-gambar berikut merupakan kiriman netizen warga cirebon yang mengunggah suasan kebanjiran di wilayah Kotamadya.

Seperti apa yang terjadi di wilayah Kalijaga Monyet, sepanjang ruas jalan tersebut terendam banjir dengan ketinggian sepinggang orang dewasa. Bahkan, Tim BPPD Kota Cirebon menurunkan satu unit perahu karet untuk mengevakuasi warga.

Pantauan warga dilokasi banjir, karena intensitas hujan yang cukup lebat, ditambah sungai yang berada di wilayah tersebut sudah tidak mampu lagi menampung debit air yang cukup deras.

“Banjir yang terjadi, begitu cepat datangnya. Ini juga sangat dalam sampe masuk ke rumah mas,” ungkap warga sekitar, Solikun saat ditemui dilokasi banjir.

Hingga sore kamrin banjir masih terjadi di ruas jalan tersebut. Mengakibatkan, ruas jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan akibat kedalaman banjir yang terjadi. Saat ini pun  nampak tim BPPD Kota Cirebon sedang berada di lokasi guna membantu untuk mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir dengan menurunkan satu unit perahu karet.

“Petugas SAR juga sampe bawa perahu karet. Ini baru seperti ini, banjirnya sampe dalem begini,” ungkap Solikun.

Banjir di SMA Negeri 2 Cirebon di jalan Cipto Mangunkusumo.

Charuban NN, berbagai sumber

Please follow and like us:

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.